Manfaat Buah Mengkudu

Publikasi

Oleh: apt. Dhinasari Rezeki, S.Farm

Saat ini masyarakat lebih memilih Back to Nature (Kembali ke alam) mereka menggunakan tanaman untuk pengobatan yang di rasa bisa meminimalisir efek samping yang terjadi. Back to Nature adalah ajakan untuk menjaga alam dan memanfaatkan alam dengan bijaksana dari kerusakan untuk mempertahankan manusia itu sendiri.

Antioksidan merupakan senyawa yang berguna bagi kesehatan sebagai penetralisir radikal bebas, membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan bahkan meredam efek negatifnya (Winarsi, 2007). Ada banyak bahan pangan yang dapat menjadi sumber antioksidan alami, misalny tanaman- tanaman herbal lainya, rempah- rempah, teh, coklat, biji-biji serelia, sayur-sayuran, enzim dan protein. Kebanyakan sumber antioksidan alami ialah tumbuhan dan umumnya merupakan senyawa fenolik yang tersebar di seluruh bagian tumbuhan (Sarastani dkk., 2002). Senyawa fenolik atau polifenolik antara lain dapat berupa golongan flavonoid. Kemampuan flavonoid sebagai antioksidan telah banyak diteliti belakangan tahun ini, dimana flavonoid memiliki kemampuan untuk merubah atau mereduksi radikal bebas dan juga sebagai anti radikal bebas (Giorgio, 2000).

Salah satu tanaman Indonesia yang memiliki khasiat antioksidan tinggi adalah mengkudu. Dewasa ini, telah banyak dikembangkan pengobatan tradisional, yang menggunakan bahan-bahan natural, sebagai alternative atau bahkan penunjang sebagai antioksidan. Hal ini dikarenakan sumber daya yang melimpah, mudah diperoleh serta harganya relatif murah sehingga terjangkau di masyarakat (Puspitasari G, dkk, 2010). Salah satunya adalah memanfaatkan buah mengkudu yang telah matang, dimana buah mengkudu matang ini seringkali kurang dimanfaatkan secara optimal karena baunya yang kurang sedap (Dewi FK, 2010). Buah mengkudu merupakan salah satu potensi alam yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat karena mengkudu memiliki nilai ekonomis dan khasiat yang tinggi. Secara keseluruhan mengkudu merupakan buah yang bergizi sangat lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Berbagai jenis senyawa pun terkandung dalam mengkudu seperti xeronine, plant sterois, alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antraquinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll. Zat-zat yang dikandung mengkudu ini berfungsi sebagai perbaikan sel sampai dengan penyembuhan kanker.

Kandungan kimia yang juga penting dari mengkudu adalah asam lemak yang meliputi asam kaproat, kaprilat, asam palmitat, asam stearat dan asam oleat (Ngakan, dkk, 2000). Kandungan nutrisi yang terkadnung dalam buah mengkudu adalah protein, mineral berupa selenium, vitamin C yang berkhasiat sebagai antioksidan. Bau buah mengkudu seperti keju busuk, karena kandungan asam lemak rantai pendeknya, juga pahit, hal inilah yang menyebabkan mengkudu kurang begitu disukai untuk dikonsumsi. Sehingga pemanfaatan buah mengkudu kurang maksimal di kalangan masyarakat.

Manfaat buah mengkudu :

Segi Kesehatan Masyarakat

  1. Telah diketahui bahwa buah Mengkudu dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat.
  2. Dapat membantu memulihkan berbagai penyakit yang berbahaya antara lain kanker, strok, ginjal, diabetes, jantung, gangguan pencernaan, masalah pernapasan, dll.
  3. Dapat menjaga kekebalan tubuh, regenerasi sel-sel dalam tubuh, menormalkan tekanan darah.

Agar lebih di sukai masyarakat buah mengkudu bisa di jadikan jus dengan di campur madu, jeruk nipis, atau di campur dengan buah lainya  untuk mengurangi bau dan rasa yang tidak enak pada buah mengkudu.,selain itu bisa dibuat olahan makanan seperti kerupuk mengkudu,instan mengkudu dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *